Gigi Putih pada Anak Indikasi Fluoresis!

Gigi Putih pada Anak Indikasi Fluoresis!

Gigi putih bersih tanpa bau nafas mulut pada anak merupakan dambaan setiap ibu. Namun, jangan senang dulu. Gigi putih tidak selalu berarti bahwa gigi anak Anda sehat. Gigi yang berwarna putih pucat bisa menjadi pertanda bahwa gigi tersebut kelebihan asupan Fluor pada gigi. Sehingga, warna gigi putih terlihat tidak biasa. Istilah tersebut dikenal dengan Fluorosis. Fluorosis tidak hanya terjadi pada gigi, namun dapat terjadi pada tulang. Fluorosis gigi bisa menjadi indikasi yang nyata dari kelebihan jumlah fluor pada masa anak-anak ketika proses mineralisasi sedang pesat.

Gigi Putih pada Anak Indikasi Fluoresis!

Yang perlu diperhatikan adalah efek ini tidak tampak jika gigi sudah tumbuh sepenuhnya. Seperti yang dilansir pada blog PSMKGI (Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia), selama pembentukan enamel gigi, sel ameoblast akan terikat oleh fluor apabila zat ini terlalu banyak asupanya, sehingga menggangu mineralisasi gigi. Fluorosis gigi dapat menyebabkan warna putih cerah gigi menghilang, menjadi putih kusam bahkan rapuh. Pada fluorosis dengan stadium yang lebih berat, warna gigi semakin gelap dan enamel gigi sangat rapuh.

Gejala khas dari Fluorosis adalah timbulnya garis putih pada gigi, akibat asupan Fluor yg meningkat, dan erupsi gigi. Gigi menjadi semakin rapuh dan akhirnya patah dan hancur. Keparahan dari Fluorosis pada anak tergantung pada banyaknya pemakaian fluor selama periode pembentukan gigi. Garis putih penanda Fluorosis ini menyilang sepanjang gigi namun tidak mencapai 25% dari keseluruhan gigi. Makna dari garis ini pada gigi adalah dimana gigi yang memiliki garis tidak memiliki dentin yg kuat, atau hanya sebaris dentin tipis, karena pertumbuhanya dihambat oleh Fluor. Pada kasus tertentu, ujung dari gigi yang mengalami Fluorosis terlihat opasitas. Opasitas adalah warna putih pada ujung gigi. Putih yang pucat menandakan pertumbuhanya terganggu akibat Fluor. Ini lah yang terkadang dianggap masyarakat sebagai gigi yang putih bersih, padahal tidak sama sekali.

Pemakaian berlebihan fluor merupakan penyebab utama terjadinya fluorosis gigi ini. Di australia pernah dilaporkan kandungan flour dalam minuman konsumsi umum. Fluor juga terdapat pada minuman teh, jus, anggur, dan lain-lain. Hal yang mengejutkan adalah fluor itu sendiri terdapat pada pasta gigi yang kita pakai. Dianjurkan pemakaian pasta gigi yang benar adalah sebesar biji jagung, untuk menghindari berlebihanya asupan fluor. So, awasi konsumsi makanan anak Anda, karena masa anak-anak adalah masa yang sangat penting dalam pertumbuhan enamel gigi yang kuat sebagai bekal di masa tua. Sehingga saat tua mereka masih memiliki gigi yang utuh untuk membantu mereka makan dan yang pasti tersenyum. Keep smile  Sumber: Blog milik PSMKGI (Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia)
Advertisement

Baca juga:

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar